Oct 15 2008
Gabriel Manek, Ketua Dewan Penasihat Golkar
KEFAMENANU, PK –Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Propinsi NTT, Drs. Ibrahim Agustinus Medah, Selasa (14/10/2008), melantik Dewan Penasihat Partai Golkar Kabupaten TTU, di Aula Serba Guna Biinmaffo. Ada pun komposisi Dewan Penasehat adalah Drs. Gabriel Manek, M.Si (ketua), Dr. Victor A Kapitan (sekretaris) ditambah delapan anggota yaitu Drs. YM Nailiu, Drs. Gabriel Lim, Blasius Widodo, Victor Lay, Yustinus Go, Hendrikus Yosef Meko, Yohanes Lelan dan Agustinus Ato.
Dalam kesempatan itu, Medah meminta agar Dewan Penasehat Partai Golkar TTU bekerja sama secara baik dan kompak dalam memperjuangkan kepentingan partai dan kepentingan masyarakat Kabupaten TTU.
“Dewan penasehat harus bekerja sebaik mungkin, memberikan nasehat yang bernas bagi perkembangan dan pertumbuhan partai di masa sekarang dan masa depan. Bimbingan dan petuah sangat dibutuhkan bagi keberhasilan partai ini dalam menghadapi pemilu legislatif dan pemilu presiden yang akan datang,” pinta Medah.
Medah mengibaratkan kerja sama antara Dewan Penasehat, fungsionaris dan konstituen seperti mata rantai besi yang menjalin utuh tanpa putus. “Kerja sama itu ibarat rantai besi yang saling menjalin tanpa putus. Setiap mata rantai di Dewan Penasehat, fungsionaris dan pengurus serta konstituen partai harus saling menyambung, saling menggandeng penuh rasa kekeluargaan. Hanya dengan cara begini target kita untuk menang di pemilu legislatif maupun pemilu presiden bisa terwujud,” kata Medah.
Sementara Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU, Agustinus Talan, S.Sos, mengatakan para pimpinan Partai Golkar dan konstituen meletakkan kepercayaan besar di pundak Dewan Penasehat untuk merangkul semua elemen organisasi yang berada di bawah payung Partai Golkar dalam semangat kekeluargaan. “Bersama Dewan Penasehat, para pimpinan, anggota, dan fungsionaris partai hingga konstituen partai di mana saja, siap bekerjasama untuk memenangkan Golkar dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden,” tandas Talan.
Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Kabupaten TTU, Drs. Gabriel Manek, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan harapan dan ajakan agar semua kader dan simpatisan Golkar agar tidak malu-malu, tidak ragu-ragu dan tidak takut berjuang di bawah bendera Golkar.
“Karena selama ini, semua kader Golkar yang bekerja dalam pemerintahan telah bekerja dengan hati untuk rakyat dan hal itu secara langsung atau tidak langsung telah membuat nama partai ini semakin besar dan jaya,” tandas Manek, yang juga menjabat sebagai Bupati TTU.
Bahwa ada di antara kader-kader Partai Golkar yang berurusan dengan masalah hukum, demikian Manek, dapat dimaklumi karena kader Golkar paling lama memerintah negeri ini, dan karena itu barangkali ada yang terantuk dan tersandung.
Dan untuk meneruskan kejayaan tersebut, lanjut Manek, ia mengusulkan beberapa gagasan sebagai berikut. Pertama, sudah saatnya merevitalisasi Partai Golkar dengan memperkuat dan mempertajam peran Komdes dan Komlur. Kedua, para anggota DPRD dari Fraksi Golkar harus menjadi konstituen sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya.
“Ibarat ikan yang tidak bisa hidup tanpa air, demikian juga hubungan antara konstituen sebagai air dan anggota DPRD sebagai ikan. Itu berarti anggota DPRD dari Fraksi Golkar tidak memelihara hubungan yang baik dan erat dengan konstituen, maka jangan sedih kalau konstituen menerima tawaran dari partai lain,” imbuh Manek.