Sep 29 2008
Sol-Mat Beri Beasiswa Kedokteran
Janji itu disampaikan paket Sol-Mat, pada acara pemaparan visi misi cabup/cawabup di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) SBD, pada rapat Paripurna Istimewa DPRD SBD, di ruang sidang DPRD SBD, Kamis (25/9/2008) siang.
Soleman mengatakan, apabila para siswa/i berprestasi tersebut telah menyelesaikan pendidikan kedokteran, maka pihaknya akan menempatkan kembali ke daerah asal sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Selain itu, pihaknya juga akan berupaya bagi putra/i daerah yang berprestasi agar diprioritaskan masuk sekolah kepolisian untuk mengabdi di daerah ini.
Pihaknya juga akan memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan dan pengembangan potensi sumber daya manusia dan peningkatan akses kesehatan. Peningkatan akses kesehatan itu seperti peningkatan pelayanan puskesmas di tiap kecamatan.Misalnya, kalau sebelumnya puskesmas atau pustu itu hanya melayani pasien setengah hari, maka akan ditingkatkan pelayanan hingga malam hari, termasuk pelayanan rawat nginap dan ketersediaan berbagai obat.
Untuk pembangunan rumah sakit daerah, paling lambat tahun 2010 sudah bisa dimulai pembangunannya. Namun bagi pengusaha atau lembaga swasta yang ingin membangun rumah sakit di SBD, pihaknya memberi kesempatan seluas-luasnya.
Selain itu akan dilakukan revitalisasi pertanian, peningkatan produksi sawa ladang dari biasanya setahun sekali menjadi dua kali panen dalam setahun dengan pengaturan irigasi pengairan yang lebih memadai. Dilakukan juga pengaturan irigasi untuk kebutuhan pertanian, memperbaiki jaringan perpipaan agar kebutuhan air bersih bisa diatasi. “Kami juga akan menyiapkan masing-masing satu mobil tangki untuk delapan kecamatan di SBD. Hal itu dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat,” tutur paket tersebut.
Di bidang kelautan, lanjut mereka, khusus untuk perikanan, pihaknya akan bekerja sama dengan investor luar guna membuka pabrik ikan kaleng. Sementara kehutanan, pihaknya terus mengembangkan jambu mete dan kemiri yang saat ini menjadi komoditi unggulan di kabupaten itu.
Pihaknya juga berupaya mendatangkan investor untuk membangun pabrik pengolahan di SBD, sehingga jambu mete tidak lagi dijual dalam bentuk gelondongan keluar daerah, melainkan barang setengah jadi. Bahkan diupayakan agar menjadi barang jadi yang tersedia dalam kemasan.
Dengan membangun pabrik, lanjut keduanya, tentu akan mendatangkan dampak ikutan seperti membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesempatan kerja, hal mana akan mengurangi pengangguran.
Di bidang pertambangan, Paket Sol-Mat juga berencana mengembangkan bahan pembuat semen putih. Selain itu, pengembangan asset budaya dan parawisata, percepatan pembangunan infrastruktur dan pengolahan energi, peningkatan efektifitas penangulangan kemiskinan.
Di bidang pemantapan keamanan dan ketertiban masyarakat, kamtibmas, katanya, akan diupayakan agar segera dibentuk Polres dan peningkatan polsek yang saat ini sudah ada di setiap kecamatan. (cha)
Pos Kupang edisi Sabtu 27 September 2008 halaman 8
Salam, berita ini sangat menarik. Apalagi mengingat bagaimana saat ini semakin sulit bagi banyak orang untuk meraih bangku pendidikan perguruan tinggi yang harganya meroket sejak swastanisasi. Apalagi untuk fakultas kedokteran. Sayangnya, berita ini sudah sejak tahun lalu. Kepada penulis blog, bila memiliki info yang up to date mengenai beasiswa pemda ini, akan sangat kami hargai bila dapat memsubmitnya di Blog Informasi Dokter Indonesia agar dapat dibaca oleh sebanyak2nya orang yang dapat memetik manfaat langsung dari beasiswa tersebut.
Terima kasih.